Senin, 18 Januari 2010

untuk dia


Dia sudah pergi
( A Tribute to Abdurrahman Wahid )

Satu orang lagi sudah pulang
Orang yang selalu tertawa riang
Yang kata-katanya buat kita senang
Dia sudah pulang

Meninggalkan kita dengan warisan pemikiran
Bahwa semua manusia adalah sama..
Sama dan punya hak yang sama
Yang tiada beda dimatanya
Walau nyatanya kita semua berbeda..

Selamat tinggal orang yang lucu
Selamat jalan bapak guru
Semoga kamu bahagia ditempat yang baru
Dan akan kami teruskan perjuanganmu

Januari, 2010

Selasa, 12 Januari 2010


fantasia

Diriku terbang bagaikan burung
Bebas sampai kelangit
Kapanpun dan dimanapun aku mau
Aku mau dan bisa terbang
Aku bisa menggapai langit
Aku bisa menembusnya
Aku walaupun sakit.

Senin, 11 Januari 2010

Hubungan Antara Uang, Nafsu Binatang, dan Pendidikan


Malam yang dingin, di tepi jalan itu,

tepatnya di depan LP Cipinang

sekerumunan wanita cantik bersolek, berlenggak-lenggok, merayu dan menggoda.

Kebanyakan mereka ABG tapi ada juga yang keliatan tua.

Kebanyakan wanita tapi ada juga yang waria

Para pemuas hasrat dan nafsu biologis

Berdiri dengan wajah yang manis

Berdiri karena terpaksa,

Yang lama-lama jadi suka biasa

Aduhai sapanya itu membelokkan arah sepeda motorku

Lama-lama aku jadi suka

Bukan suka tapi butuh..

Aku butuh dan kau juga butuh,,

Aku butuh lubangmu kamu butuh uangku..

Hei kalian ini sudah larut malam, kuatnya kalian berdiri selepas magrib tadi

Tunggu aku pelangganmu yang tak datang?

Maaf saski malam ini romi tak datang karena tak ada uang..

Uang yang jadi sebab kamu ada ditepi jalan itu

Nafsu yang buatku datang padamu

Aduhai betapa kuatnya hubungan uang dan nafsu binatang

Saski dan kawan-kawan tak pernah mau begini, ia bilang ia butuh makan

Sehingga ia harus merelakan tubuhnya jadi jajanan

Jajanan pria-pria malam kehausan

Sayang mereka harus seperti itu

Semua karena pendidikan dan peluang

Tak ada pendidikan tak ada peluang

Tak ada pendidikan cari kerja yang gampang

Yaitu menjual jasa kehangatan dan kepuasan..

Oh ternyata ada juga hubungan juga antara uang, nafsu binatang, dan pendidikan

Ayo semuanya orang-orang yang tidak berdiri dipinggir jalan

Ayo kita bangun pendidikan, ciptakan pekerjaan, dan redam nafsu binatang..

Jangan sampai tak ada pekerjaan karena rendahnya pendidikan menjadikan sebagian perempuan kita jadi pelampiasan nafsu binatang

Januari, 2010

Selasa, 05 Januari 2010

pemerintah pemerkosa

demi laut yang luas
tanah yang subur
negeri yang makmur
beserta kedamaiaan semu

tersiksalah rakyat olehnya
hedonisme setan-setan birokrat
fanatisme sempit keibuaan
perpecahan…………………!

Diadulah orang-orang yang bernyanyi
Diburulah anjing yang menggonggong
Kehidupan dirimba neraka………….!
Orang makan orang…………..!

Subversif,negatif,penuh kritik
Itulah yang di carinya
Pemerintah pemerkosa
Penebar derita angkara

Yang miskin tetap miskin
Yang kaya tambah kaya
Yang maling jadi rampok
Yang rampok tambah subur

Dimana kejujuran para bangsawan
Apa mereka tak beragama?
Tak takut masuk neraka?
Tanyakan dirimu hanya tuhan yang tahu!

Suara hati FH 2005

negara pencuri

Di benua asia tepatnya di asia tenggara
Di antara lautan cina selatan dan selat malaka
Ada sebuah negara kaya ekonomi tapi miskin budaya
Dia selalu mengaku sebagai truly asia
Dia anggap dirinya asia sebenarnya
Dengan kekayaan budaya yang melimpah
Tapi itu menurut dia
Padahal tidak demikian
Kenyataannya dengan luas wilayah segitu
Dan keterbatasan demografis serta
Keterbatasan keanekaragaman suku dan budaya
Dia tetap terlihat kecil dan miskin budaya.
Hingga akhirnya dia berusaha mencuri khazanah budaya tetangganya
Di klaimlah satu persatu karya budaya si tetangga
Kebetulan si tetangga tidak begitu peduli pada budayanya
Tidak peduli bukan berarti karena tidak ingin peduli
Tapi karena ada masalah yang lebih penting dari sekedar budaya
Yaitu masalah perut
Ya, karena si tetangga lapar dan sibuk mengenyangkan perut
Maka dia lupa budayanya
Inilah kesempatan negara pencuri menjarah
Semua yang bisa dia jarah ya dia jarah
Mulai dari sipadan ligitan sampai yang terakhir reog ponorogo

Yang namanya maling tetaplah maling walau dia satu agama dengan kita
Walau dia keluar dari rahim yang sama
Walau dia satu rumpun, dia tetaplah maling
Dan patut ada hukuman buat dia
Dia patut di obrak-abrik
Dia patut di ganyang
Karena dia tak punya etika bertetangga
Karena dia mencuri warisan bangsa kita
Karena dia menginjak martabat tetangganya


ganyang malaysia
nasionalisme tiada akhir

vadlanisme, 25-11-2007

Bicara tentang ketuhanan




Bunga kertas diatas awan
Ada cinta yang tertawan
Diatas hati kerinduan

Dalamnya hati ini berpikir
Membuat aku seperti fakir

Aku kosong tanpa ruang
Aku sebenarnya hilang
Aku mau lezatnya cinta
Antara aku dan sang kuasa

Jika sajak ini hidup
aku mau ia seperti burung
terbang kembali kesarang cinta
tiada batas dan tak fana

Obsesi mati


Manifestasi hidup sesungguhnya adalah mati. Kematian akhiri segalanya menuju kehidupan yang abadi.

Betapa berlikunya perjalanan ini dan kita butuh waktu untuk bisa melaluinya.

Saatnya akhiri ini semua keberutalan ini

Dan takdirku berbeda di tengah dan sama di akhir dengan orang-orang yang ada di sekelilingku, yaitu mati.

Obsesi akan kematian, obsesi akan kehidupan.

Buang saja semua angan yang selama ini merasuki pikiranmu dan membuatmu selalu merasa kau berada di surga

Hanya hidup tanpa mati yang sempurna.

Tapi takdir sudah di gariskan dan keputusan tidak bisa dianulir kecuali oleh dirinya sendiri.

Sesaat kehidupan didunia adalah jalannya

Tugas kita hanyalah memilih.

Sayang sungguh sayang bagi orang yang selalu membuai dirinya dengan angan. Lebih baik ia mati agar tak merasa terbebani.

Aku orang yang putus asa , selalu menyalahkan orang lain.

aku orang yang putus asa dengan semua kekuranganku.

Kematian datanglah hinggapiku sehingga aku terbebas dari ini semua.

Hilmie, 2006